Bagaimana cara memasak yang sehat? Sudahkah bunda memperhatikan aspek kesehatan dalam memasak? Tahukah bunda bahwa Bumbu adalah elemen penting sebuah masakan. Bumbulah yang menentukan lezat tidaknya sebuah hidangan. Dan setiap daerah biasanya memiliki resep berbeda untuk masakan mereka. Mereka biasanya menggunakan berbagai jenis rempah atau daun-daunan yang memberikan rasa berbeda pada hidangan yang disajikan.
Banyak bumbu tak hanya melezatkan makanan, tapi juga berkhasiat bagi kesehatan. Tapi penggunaan yang berlebihan juga tak bagus untuk kesehatan. Penasaran dengan cara membumbui yang sehat? Simak yang satu ini:
Menumis
Batasi penggunaan minyak saat menumis. Jika memang harus pilih minyak yang sehat, seperti minyak wijen, minyak kelapa, minyak jagung atau minyak zaitun. Minyak ini tak hanya sehat tetapi juga akan membuat makanan lebih lezat.
Garam
Garam memang membuat makan terasa lebih lezat. Tapi terlalu banyak garam, tak hanya akan merusak rasa masakan tapi juga tak sehat. Batasi penggunaan garam 2-3 gram perhari. Ada beberapa bahan makanan yang bisa dipilih untuk menggantikan garam, seperti jeruk limau atau garam hitam.
Menggoreng
Menggoreng adalah salah satu cara memasak yang paling disukai. Tapi pastikan Anda tidak menggunakan penggorengan ‘deep fry, karena sangat tak bagus untuk kesehatan Anda. Gunakan minyak secukupnya saat menggoreng. Ketimbang menggoreng akan lebih bagus jika Anda mengukus, merebus atau memanggang masakan Anda.
Memanggang
Memanggang adalah cara yang dianjurkan untuk mendapatkan rasa daging yang tetap segar dan empuk. Tetapi beberapa riset menyebutkan cara memasak ini bisa meningkatkan risiko kanker pankreas dan kanker payduara. Memanggang di suhu tinggi akan menghasilkan reaksi kimia antara lemak dan protein dalam daging sehingga menghasilkan toksin yang akan merusak keseimbangan antioksidan dalam tubuh. Hal ini diketahui akan memicu diabetes dan penyakit kardiovaskular.
Merebus
Merebus adalah cara yang mudah dan cepat. Anda hanya perlu menambahkan air dan sedikit garam. Namun suhu yang tinggi dan jumlah air yang banyak bisa mengurangi jumlah vitamin larut air dan mineral dalam sayuran sampai 70 persen. Merebus lebih dianjurkan untuk wortel, brokoli, atau zucchini (sayuran mirip mentimun hijau).
Gunakan bumbu segar
Sebaiknya Anda menghindari bumbu instan, karena bahan pengawetnya tak bagus untuk tubuh. Bumbu segar akan lebih baik, dan sejumlah bumbu seperti kunyit, bawang putih atau bawang merah ternyata tak hanya melezatkan masakan Anda tetapi juga berkhasiat sebagai obat. Beberapa bumbu dapur dari dedaunan juga bisa jadi pilihan.
Pilih dari bahan alami
Pilih sendiri saat membuat salad. Saat ini banyak yang dijual di pasaran, praktis memang. Tetapi bahan pengawetnya tak bagus untuk kesehatan.
Semoga Tips singkat diatas ini bermanfaat bagi bunda ya.